"Unsur Ekstrinsik: Aspek Historis, Psikologis, Filosofis, Religius, Biografi, dan Nilai.".
Nama Pemateri: Rinai
Tanggal: Senin, 24 November 2025
Nah, pertama tentang "Unsur Ekstrinsik". Kemarin "In" sekarang "Eks". Kalau unsur intrinsik itu adalah "benda-benda kosmik" nya, maka unsur ekstrinsik itu adalah "semesta" yang mengelilingi puisi. Dia nongkrong di luar teks, tapi sangat berpengaruh pada proses terciptanya puisi tersebut.
Analogi lainnya nih: Kalo unsur intrinsik puisi adalah kopi, maka unsur ekstrinsik nya adalah cerita para pelanggan, emosi barista, sampai suasana kafe yang bikin kamu minum kopi sambil mikir mantan.
Nah, unsur-unsur ekstrinsik itu ada beberapa yang perlu dipahami diantaranya:
1. Aspek historis. Aspek historis itu meliputi tentang "kapan puisi itu dibuat?", "Ada peristiwa apa sehingga puisi itu tercipta?". Misal puisi tahun 1965 pasti beda vibes dengan puisi era video Tiktok
2. Berikutnya, aspek psikologis. Aspek psikologis itu adalah isi kepala, isi hati, dan kondisi psikologis dari penulis saat menulis puisi. Apakah trauma? Overthinking? Lagi jatuh cinta? Itu semua bakal numpang lewat ke puisi.
3. Aspek religius itu adalah tentang isi puisi apakah ada pesan spiritual? Ada nilai iman yang nyempil? Ini gak selalu soal agama. Terkadang cuman soal kepercayaan hidup yang personal. Berupa prinsip-prinsip yang dianut oleh penulis kemudian di curahkan ke dalam puisinya.
4. Selanjutnya Aspek Biografi. Aspek Biografi adalah latar hidup penyair yang mempengaruhi cara dia menulis. Contohnya, penyair miskin, nulis sedihnya beda sama penyair kaya yang patah hati karena kucingnya kabur.
5. Aspek Nilai adalah Moral, Etika, atau Sosial yang mau disampaikan penyair. Misalnya: nilai kemanusiaan, kritik sosial, pesan kebaikan, saran hidup biar gak tersandung karma dan lain-lain.
"Bahasa boleh berubah, tapi kejujuran penyair lah yang membuat puisi tetap bernyawa." (Bang Rinai)
Komentar
Posting Komentar