Langsung ke konten utama

PROFIL BASWARA PRAMASASTRA COMMUNITY

 

I.               Sejarah Pembentukan Komunitas

Komunitas Baswara Pramasastra lahir dari kesadaran akan pentingnya literasi dan sastra dalam kehidupan masyarakat. Dua individu tangguh, Khairiyanni Shagita dan Windy, merupakan pendiri utama komunitas ini. Mereka berdua memiliki visi yang sama untuk memajukan dunia literasi dan sastra, serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bidang ini.

Setelah berdiskusi panjang, Khairiyanni Shagita dan Windy sepakat untuk mendirikan komunitas yang fokus pada bidang ilmu pengetahuan, khususnya sastra. Mereka menyadari bahwa kesadaran literasi dan sastra yang tinggi dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan bangsa. Dengan demikian, Baswara Pramasastra Community resmi dibentuk pada tanggal 5 Agustus 2024.

Nama Baswara Pramasastra Community merupakan ide dari Khairiyanni Shagita, selaku pendiri dan pemilik komunitas. Logo dan warna komunitas merupakan hasil diskusi bersama antara Khairiyanni Shagita dan Windy, yang mencerminkan visi dan misi komunitas. Visi, misi, motto, dan slogan komunitas juga dirumuskan melalui diskusi intensif antara kedua pendiri, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap literasi dan sastra.

Dengan landasan yang kuat dan persiapan yang matang, Baswara Pramasastra Community siap untuk berlayar bersama dan mencapai tujuannya. Komunitas ini berkomitmen untuk mempromosikan karya-karya sastra yang berkualitas dan meningkatkan kesadaran literasi di kalangan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan Baswara Pramasastra Community dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi para pecinta sastra dan literasi.

II.             Sejarah Pembentukan Nama Komunitas

Komunitas Baswara Pramasastra Community lahir dengan harapan besar untuk menjadi cahaya penerang di bidang bahasa dan sastra. Nama "Baswara" sendiri diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti "bersinar" atau "bercahaya", melambangkan harapan komunitas ini untuk menjadi petunjuk dan harapan bagi para pecinta sastra dan bahasa. Selain itu, "Baswara" juga memiliki arti lain, yaitu "matahari", yang merupakan sumber cahaya alami yang menerangi dan melambangkan kejayaan dan keberhasilan.

Dalam konteks ini, matahari yang bercahaya penuh melambangkan puncak kekuatan dan kejadian yang paling indah, serta keberhasilan dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan demikian, komunitas ini berharap dapat menjadi simbol kejayaan dan keberhasilan di bidang sastra dan bahasa.

Selanjutnya, "Pramasastra" berarti "pecinta sastra" dan "pegiat sastra", yang merupakan harapan komunitas ini untuk menjadi wadah bagi mereka yang mencintai dan menggemari sastra. Komunitas ini bertujuan untuk menjadi tempat berkumpulnya para pecinta sastra dan pegiat sastra, serta menjadi salah satu komunitas yang bergerak di bidang bahasa dan sastra yang terkemuka.

 

Padang,17 November 2025

Thania


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menentukan Ide, Konsep, Outline, Riset, dan Konsistensi

  "Menentukan Ide, Konsep, Outline, Riset, dan Konsistensi" Nama Pemateri: Rinai Tanggal: 13 November 2025 Banyak org punya ide, tapi hanya sedikit yang menulis dan lebih sedikit lagi yang menyelesaikan tulisannya. Nah, dipertemuan kali ini khusus untuk kalian yg sering terjebak di kalimat pertama, supaya ide gak cuman jadi wacana di kepala. 1.       Menentukan Ide (anggaplah biji dari segala tulisan). Yup, ide itu kayak benih. Kecil, tapi bisa tumbuh jadi pohon besar kalo dirawat. Lantas, gimana sih cara nemuin ide? Gampang! Dari pengalaman pribadi (hal-hal yg bikin kamu mikir, marah, nangis, atau terharu), isu-isu sosial atau hal-hal yang viral (yang diperbincangkan orang-orang), dari pertanyaan-pertanyaan kecil (kenapa bisa begini? Kenapa bukan begitu?), dan bahkan dari imajinasi liar (yang kadang muncul pas lagi ngopi atau di kamar mandi). Tipsnya, tulis semua ide sekecil apapun di catatan. Apa aja. Karna kadang ide terbaik datang dari hal r...

Fun Learning! Menyelamatkan Makna Kalimat

  ✨PUNCTUATION RACE!✨ Misi: Menyelamatkan makna kalimat dengan tanda baca Nama pemateri: Melvi Tanggal: 08 November 2025 Cara mainnya adalah, aku akan kirim satu kalimat tanpa tanda baca sama sekali. Nahh, tugas kalian adalah menambahkan tanda baca yang benar dan sesuai makna, bisa pakai titik, koma, tanda tanya, tanda seru, kutip, dan lain-lain. Gunanya game ini adalah melatih ketepatan dalam menempatkan tanda baca kalian. Contohnya begini Kalimat: ayo kita makan nenek Jawaban yang benar: Ayo, kita makan, Nenek! Lihatkan apa bedanya, kalimat yang tanpa tanda baca bisa jadi berbahaya banget maknanya loh. Yuk coba soal nya dari 1-10 dengan masing-masing diberikan waktu 1 menit, untuk soal plotwist spesial dikasih waktu 2 menit nih. Kita latihan secara mandiri dan jujur ya, jangan ngintip kunci jawaban dulu. 1.       Kalimat: hari ini aku belajar bersama teman teman dan guru baru kami sangat menyenangkan 2.     ...

Game Seru 4 Kata Larangan ( Aktivitas Class Sastra)

  🌟 GAME FUN LEARNING : 4 KATA TERLARANG” 🌟 Nama pemateri : Melvi Tanggal : 04 November 2025 Game ini adalah permainan yg mengasah kemampuan kita dalam kemampuan menulis dan menggali emosi tokoh. Bertujuan, agar kita bisa belajar menulis emosi tanpa harus menyebutkan kata emosinya secara langsung. Alias, biar tulisannya lebih “hidup” dan bikin pembaca ikut ngerasain emosinya. Game ini memiliki peraturan, yang dimana akan diberikan satu tema cerita, lalu silahkan tulis 1 paragraf pendek (5-6 kalimat) tentang tema tersebut. Namun tantangannya jangan memakai 4 kata terlarang yang ditulis di paragraf kalian. ✨ Tema: “Ketika marah berubah jadi rindu” 🚫 Kata terlarang: 1. Marah 2. Rindu 3. Sedih 4. Bahagia Adapun untuk contohnya begini : Ia menutup pintu dengan keras, tapi tangannya gemetar. Malam itu ia menatap ponselnya berulang kali, berharap satu notifikasi saja muncul. Tapi layar tetap kosong. Di luar, hujan turun deras—dan entah kenapa, hatinya ikut bas...