"Platform Publikasi & Membangun Mental Juara"
Nama Pemateri: Rinai
Tanggal: Senin, 17 November 2025
Apa si platfrom publikasi itu?
Platform Publikasi itu adalah tempat dimana karya-karya kalian bisa hidup. Zaman sekarang, nulis itu bukan cuma soal "punya karya", tapi "dimana karya itu nongkrong". Pemilihan platform yg tepat bisa bikin tulisanmu bertemu dengan jodohnya alias pembaca yg tepat. Nah, untuk platform itu ada banyak. Aku membaginya jadi "Platform Gratis" dan "Platform Berbayar".
Kalo platform gratis:
- Wattpad (cocok buat cerita fiksi, romance, thriller, horror. Komunitasnya lumayan besar, feedback nya pun cepat.)
- Ada juga media sosial/sosmed (cocok buat puisi, opini pendek, caption, quotes, dan lain-lain.). Nah ada juga Blog, Storial.co, Channel whatssap/telegram, kurang lebih konsepnya sama. Kita bisa nulis di sana, GRATIS.
Ada juga platform berbayar/profesional seperti:
- KDP Amazon (Untuk ebook global, royalti stabil, tampilannya elegan).
- Penerbit indie (cocok banget buat penulis pemula yang mau cetak terbatas tanpa proses seleksi ketat.)
- Penerbit Mayor. Nah yg ini prestise nya tinggi, prosesnya ketat, tapi karya mu bisa makin terkenal.
Platform yang cocok buat karya kita?
Tau gak sih, milih platform itu kayak milih rumah buat karya kita lho.
- Karya pendek? Mending ke sosial media dulu kayak nulis di Instagram, Facebook, atau di sosial media mana pun.
- Novel yang bersambung? Pilih wattpad, storial, fizzo, KBM app. 4 aplikasi ini recommended banget sih.
Nah, kalo buku yang siap rilis? Bisa pake indie publisher, atau KDP juga boleh. Sama kok, tinggal tergantung hati kalian aja mau milih yang mana.
Mau bangun brand atau nama dulu? Bisa pake blogspot atau wordpress. Kalo saya lebih suka di wordpress sih, desain nya bagus-bagus. Semua itu hanya rekomendasi aja. Prinsipnya, "Di mana kalian nyaman, disitu kalian berkembang".
Berikutnya, "Membangun mental juara ala penulis"
Menulis itu maraton, bukan sprint. Tidak penting siapa yang cepat berlari, tapi siapa yamg tetap berlari. Makanya, mental pun harus di latih. Gimana cara membangun mental juara?
- Pertama, stop menunggu validasi. Penulis yang kuat itu bukan yang paling dipuji, tapi yang tetap menulis meskipun sepi yang ngelike.
- Kedua, terima kritik dan saring cibiran. Kritik itu adalah nutrisi makanya terima saja. Sedangkan cibiran itu adalah sampah, maka buang lah. Bedakan ya, antara Kritik dan Cibiran supaya mental kalian gak keracunan.
- Ketiga, jangan pernah takut gagal. Naskah kalian ditolak? Santai bro. Itu belum kiamat kok. Itu cuman hari Rabu sore biasa dalam dunia kepenulisan.
- Keempat, konsisten kecil-kecilan. 1 paragraf per hari itu lebih bagus dari 10 halaman sekali tapi abis itu hiatus 2 bulan. Progress kecil itu tetaplah progress kok.
- Kelima, punya lingkaran penulis. Maksudnya, cari teman yg vibes nya penulis. Bisa saling support, jujur, suka ngasih input, dan gak bikin kalian insecure.
Masuk ke "Pola pikir juara"
Fungsinya buat apa? Supaya kita gak cuma jadi penulis, tapi penulis yang tahan banting. Ini dia poinnya:
- Berkarya dulu, evaluasi belakangan.
- Tidak membandingkan apa yang sudah kita capai dengan keberhasilan orang/penulis lain.
- Menerima dengan lapang dada bahwa karya pertama memang tidak sempurna.
- Tetap muncul di platform sekecil apapun progressnya.
- Percaya bahwa pembaca akan datang kalo kalian hadir secara konsisten di platform.
Aku tutup dengan quotes.
"Tidak penting kapan kau merapikan plot, yang terpenting adalah kau tidak pernah berhenti menulis." (Bang Rinai)
Komentar
Posting Komentar